syahid16x
male - 23 years, United States
Blog 4
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Tiada kata terindah selain ungkapan rasa syukur kita kepada Allah SWT, raja dari segala raja yang ada didunia, tuhan yang menurunkan berbagai nikmat yang tak ternilai harganya, serta satu satunya Rabb, yang layak untuk disembah, yang padanya kita berikan totalitas penghambaan dalam hidup ini.
Teman, sudah berapa lamakah kita berada didunia? Rasanya belasan tahun bukanlah waktu yang lama untuk bisa tahu segala hal dan beramal dengan pahala berlimpah, tetapi bukan pula waktu yang terbatas untuk berbuat baik terhadap sesama, serta sedikit menorehkan karya dalam kanvas kehidupan.
Sahabat, begitu jauhkah perjalanan ini sehingga kita melupakan berbagai kenangan yang telah kita lewati dengan perjuangan dan pengorbanan? Ingatlah, kita adalah pemenang dari seleksi berjuta-juta sperma dalam proses pembuahan, kita adalah seorang bayi yang dalam waktu kurang dari dua tahun bisa berjalan, berteriak, menjerit, bahkan sekedar memelas minta digendong. Sungguh merupakan sebuah percepatan hidup yang tinggi, karena kita pantang menyerah, dan memiliki rasa optimis yang tinggi. Pernahkah terbersit dalam hati kita duapuluh tahun yang akan datang, ketika sudah ada orang yang mendampingi hidup kita untuk mengarungi bahtera kehidupan yang fana ini, ketika sudah ada belasan prajurit kecil lucu yang menangis disekitar kita, ketika peran kita bertambah bukan hanya seorang anak, pelajar, mahasiswa, bahkan kepala rumah tangga, sebuah beban akan diletakan diatas pundak kita yang kecil ini, beban untuk menjadi seorang pemimpin negeri. Ya.. karena kitalah pemilik negeri ini. Bukan para perusak yang setiap hari menggunduli hutan, bukan koruptor yang mengumbar kesenangan pribadi, atau pemimpin dzalim yang hanya memperkaya keluarganya, tetapi kitalah khalifah itu, seorang hamba yang harus memelihara, tidak hanya di Indonesia, tetapi diseluruh penjuru dunia.
Saudaraku, marilah kita ingat kembali tujuan hidup didunia. Bukankah sangat jelas dalam Alquran, kita diciptakan hanyalah untuk beribadah. Segeralah mohon ampun atas kekhilafan kita selama ini, karena sesungguhnya Allah maha Pengampun. Ingatlah, tidak lama lagi hidup ini akan berakhir, kita tidak mungkin hidup untuk selamanya. Berkaryalah, berbuat baiklah, dan gunakan modal hidup berupa waktu hanya untuk hal hal yang bermanfaat saja.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb
-
.:: iman ::.
Tiada yang lebih indah dari merasakan nikmatnya beribadah, tiada yang lebih manis dari merasakan manisnya iman, dan tiada cara untuk menggapai itu semua selain dengan nkesungguhan berusaha menujunya.Yaa Allah perbaikilah agamaku karena ia merupakan penjaga urusanku, perbaikilah duniaku karena ia merupakan tempat hidupku, perbaikilah akhiratku karena ia merupakan tempat kembaliku.Kuatkan aku untuk menapaki jalanmu yang lurus, yang tiada pernah sepi dari cobaan untuk menguji kebersihan hati. Amiin...
-
.:: Purnama dan KAMMI ; bigger, longgest ::.
Gerakan pemuda Islam senantiasa membawa peran yang signifikan di dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Pada tahun 1905 – an syariat Islam yang didirikan oleh beberapa pemuda muslim terdidik berhasil menjadi gerakan massa yang luar biasa yang melibatkan elemen masyarakat grass root. Sedangkan pada tahun 1928 Jong Islamieten Bond menjadi elemen besar yang berkontribusi dalam Sumpah Pemuda yang teramat fenomenal dalam sejarah Indonesia. Demikian pula dalam gerakan pemuda Islam pada masa berikutnya, terutama 1966 yaitu “ PII, HMI, PMII dan IMM. Pada tahun reformasi Indonesia 1998, muncul gerakan pemuda Islam baru yang tidak kalah fenomenal yaitu KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim).
KAMMI, sebagaimana diungkapkan oleh Richard G. Kraince, telah memainkan peranan penting dalam sebuah perjuangan reformasi yang berbuah mundurnya Soeharto. Jargon ‘Reformasi Damai’ dan kemudian ‘Enam Visi Reformasi’ KAMMI bahkan telah menjadi milik bersama elemen reformasi. Sebagai sebuah gerakan massa mahasiswa, kemunculan KAMMI cukup mengejutkan banyak kalangan elemen bangsa. Kelahirannya dari kalangan aktivis Lembaga Da’wah Kampus yang berpusat di dalam mesjid kampus yang selama ini dianggap apolitis membawa wacana baru tentang titik temu antara mahasiswa, mesjid kampus dan perjuangan memperbaiki dan mengubah kondisi bangsa dan negara.Pada masa sekarang, KAMMI tentu saja menghadapi tantangan yang berbeda dan jauh lebih berat dibandingkan pada tahun 1998. Reformasi yang diusung pada tahun tersebut tiada kunjung kelihatan hasilnya sekarang ini, sehingga wajar bagi sebagian besar gerakan mahasiswa untuk kembali meningkatkan perjuangannya untuk menjaga agenda-agenda perubahan sejati bangsa ini.
Pada saat yang sama ketika menghadapi tantangan politik tersebut, KAMMI juga menghadapi tantangan yang tak kalah hebat yaitu tantangan cultural. Tantangan cultural itu adalah berupa tuntutan bagi gerakan pemuda Islam untuk membuktikan ‘kemampuan’ Islam untuk menjadi solusi bagi bangsa sebagaimana yang mereka jargonkan. Merupakan ironi bagi Indonesia, sebuah bangsa dengan penduduk muslim terbesar di dunia, ketika tidak mampu meyakinkan kemampuan sistem Islam justru bagi pemeluknya sendiri. Pada bahasa keseharian KAMMI, hal ini disebut sebagai tantangan da’wah KAMMI.
Stuktur kepengurusan KAMMI terdiri dari KAMMI pusat yang berkedudukan di Jakarta, KAMMI daerah, dan KAMMI komisariat yang langsung berada di tiap-tiap kampus. Sampai saat ini, KAMMI memiliki 42 KAMMI daerah yang tersebar dari papua ditimur sampai aceh dibarat, yang semuanya bersatu dengan satu visi dan misi. Diluar negeri sendiri, KAMMI memiliki perwakilan di Jepang, Timur tengah, dan Jerman. sebuah akses yang luar biasa, yang bisa menyatukan komunitas uniq dari Indonesia.
KAMMI Komisariat Polban secara otomatis berkedudukan di Politeknik Negeri Bandung. dan secara struktural akan bertanggung jawab kepada KAMMI derah Bandung, untuk selanjutnya KAMMI pusat. Hal ini menunjukan bahwa KAMMI merupakan gerakan ekstra kampus, ekstra parlementer.
Sempat terungkap usulan untuk memasukan KAMMI dalam struktural di kampus. karena di kampus Polban sendiri lain dari pada yang lain. Apanya yang lain...? apa coba...? he.. he.. hubungi empunya blog untuk diskusi lebih lanjut. -
.:: rAj@ - nGutaNg ::.
wuih...
hari ahad ini merupakan hari terberat bagi sang raja hutang.. betapa tidak, mulai malem tadi ternyata tak tanggung-tanggung sang raja ngutang kesana-sini. percaya atau tidak, tak hanya teman sebangku disekolah, ternyaata fotocopian dan warnet di deket kos-kosan juga berhasil "diperalat" untuk merelakan di-Hutangi..
wuih..
apa karena sang raja ini saking borosnya gitu, sehinga uang 400ribu jatah selama 4pekan masih kurang..? ga taulah, yang jelas sang raja juga ternyata me-Hutangkan uangnya mencapai 600ribu ke saudaranya yang lain. bingung.. ini kali ya yang mananya gali lobang tutup lobang... gimana kalo udah ada "aisyah" nanti ya.. karena ternyata sang "maisyah" yang ada tak cukup untuk menutupi lobang-lobang yang ada.. padahal pendapatan dari jualan pulsa, buku, dan baju sudah dikeluarkan semua..
Astaghfirullah..
Astaghfirullah.. Astaghfirullah.. Astaghfirullah.. ya Allah yang maha kaya.. maafkan aku sang raja ngutang yang selama ini melupakanmu, mulai hari ini akan kupanjatkan do'a-do'a spesifik untuk-Mu agar engkau segera melunasi seluruh hutangku.. ya Allah yang maha kaya, semoga karya-karya yang hamba telurkan ini masih mempunyai ruh, dihadapan hambamu yang lain.. ya Allah yang maha kaya, hamba tak ingin ujianmu berupa harta menjadi beban da'wah ini. tapi hamba takan pernah meminta untuk dibelikan motor, komputer, hamba hanya ingin hutang-hutang yang ada agar dilunasi, karena hamba ingin berjumpa dengan-Mu, di surga nanti.. semoga terkabul.. Amiin.. -
AIR MATA AWAN
Sebelum awan menangis, mana mungkin taman bisa tersenyum.
Sampai bayi menangis, mana mungkin air susu mulai mengalir.
Bayi satu tahun saja sudah tahu, “Aku akan menangis, supaya perawat yang baik datang”
Tidakkah engkau tahu, bahwa sang perawat dari segala perawat
Tidak akan memberikan susu dengan gratis, tanpa tangisan...
(Jalaludin Rumi)
Ada banyak derita yang kita alami dalam kehidupan ini. Banyak keterpaksaan yang merenggut ingin kita. Ada derita yang menghempaskan kita ke kerak bumi, namun ada juga yang membawa kita ke langit. Kebanyakan kita tenggelam dalam kondisi yang pertama. Kita kesal pada teman kita, kita jengkel pada sahabat kita, benci pada keadaan.
Derita seperti ini tak akan pernah memberikan waktu istirahat pada jiwa kita. Kita disibukkan untuk terus–menerus mengatasinya, tenaga kita terkuras habis. Tubuh kita penuh peluh, pakaian kita kotor, tapi tak punya waktu untuk membersihkan diri. Kita menjadi budak – budak tak berdaya dari keinginan – keinginan kita. Kita harus bisa melepaskan kehidupan kita yang lama. Buanglah keinginan agar semuanya terjadi seperti yang kita kehendaki.
Kita harus membenturkan kepala kita yang tak punya pengertian, kita harus memukul-mukul dada kita yang tak punya kesadaran. Tetapi, derita kali ini akan mengantarkan kita dalam pelukan kasih Ilahi, sayangnya ALLOH.
Dalam derita, ini kita akan merasakan kebahagiaan. Seperti seorang ibu yang melahirkan anaknya. Kita akan merasakan sakit tapi juga kebahagiaan karena melahirkan kehidupan yang baru. Inilah tangisan awan yang membuat taman-taman tersenyum, inilah tangisan bayi yag mengundang air susu ibu.
Maka sesungguhnya bersama kepedihan itu ada kebahagiaan, dan sesungguhnya bersama kepedihan itu ada kebahagiaan
(QS. 94 :5-6)