real_muggle
female - 21 years, indonesia, Indonesia
Blog / apakah pertanyaan ini harus ada??
Thursday, 20 December 2007 at 03:43
Setahun sudah berlalu. She’s the one diam2 masih mngalun dari kotak ajaib yang menyimpannya selama setahun ini. Gak ada alasan yang pasti. Nyaris tanpa alasan, hanya ritik hujan yang membuatnya terkenang pada saat itu lagi.
Masih ingatkah saat untuk pertama kalinya tanpa sengaja ada yang menyentuh hatimu dengan segala ketidaksempurnaannya?
Masih ingatkah ketika untuk pertama kali kau mau menjadi lilin untuk menyinari hidupnya yang perlahan redup?
Masih ingatkah hari dimana kau meminjamkan punggungmu untuk menopang semua beban yang ada di benaknya?
Masih ingatkah hari dimana kau berusaha meyakinkannya bahwa semua yang ia lakukan tidak akan sia2?
Masih ingatkah hari dimana kau mulai melakukan sesuatu berharga alam hidupmu dengan atas namanya?
Masih ingatkah ketika kau berusaha untuk menjadi tempat mencurahkan semua rasa yang tak dapat dijelaskan ke orang lain?
Masih ingatkah ketika kau berusaha untuk menglahkan dirimu sendiri untuk mengatakan padanya betapa berharganya ia untukmu?
Masih ingatkah kau di hari ketika ia menjanjikan manisnya rasa padamu?
Masih ingatkah kau di hari ketika rasa itu perlahan telah membunuhmu tanpa sisa?
Masih ingatkah kau ketika kau tersadar pada suatu malam bahwa semua yang membawamu padanya akan mengambilnya darimu?
Akan kah kau terus berusaha memelihara apa yang telah tumbuh subur di relungmu untuk mu, hanya untukmu?
Sanggupkah kau suatu saat nanti kembali berani membuka matamu untuk malam?
Akankah lilin yang kau nyalakan dulu masih akan terus berpijar?
Masihkah punggung itu tetap tegak menantang hari dan menjaga berat tubuhmu agar tidak limbung?
Adakah kata2 indah yang dulu pernah ada untuk membangkitkan semangat yang mulai surut?
Masih relakah dirimu untuk tetap menjadi pendengar dan sabar mendengarkan keluh?
Masihkah kau optimis apa yang kau lakukan hari ini tak akan sia2?
Masihkah jiwa itu tetap bijak untuk mengatakan apa yang dirasakan hati?
Masihkah kau marah pada kenyataan yang mengangkatmu dahulu kemudian menghempasmu tanpa ampun?
Dan akankah jiwa itu tetap berlaku layaknya batu karang yang dengan setia menjadi saksi pasang surutnya samudera?
Comments
No comments have been posted yet in English...
Post a comment: