Continue to Netlog

more seconds
pureguy63's profile page

pureguy63

male - 50 years
3 734 visitors

Blog / KAIFIAT ATAU TATA-CARA BERTAYAMUM.

Sunday, 20 July 2008 at 02:35

KAIFIAT ATAU TATA-CARA BERTAYAMUM.

Hendaklah orang yang bertayamum itu berniat lebih dahulu 3). Mengenai ini telah dibicarakan dalam soal berwudhuk.
Kemudian membaca basmalah dan memukulkan kedua telapak tangan ke tanah yang suci, lalu menyapukannya ke muka, begitu pun kedua belah tangannya sampai ke pergelangan.

Mengenai hal ini tak ada keterangan yang lebih sah dan lebih tegas dari hadits ‘Imar. r.a., katanya:

Artinya:
“Aku junub dan tidak mendapatkan air, maka aku bergelimang dengan tanah lalu shalat, kemudlan kuceriterakan hal itu kepada Nabi saw., maka sabdanya: “cukup bila Anda lakukan seperti ini: dipukulkannya kedua telapak tangannya ke tanah, lalu dihembusnya dan kemudian disapukannya ke muka dan ke kedua telapak tangannya.” (H.r. Bukhari dan Muslim).

Menurut susunan kalimat yang lain hadits itu berbunyi sebagai berikut:

“Cukup bila kau pukulkan kedua telapak tanganmu ke tanah, Ialu hembus dan kemudian sapukan ke muka dan ke kedua tanganmu sampai ke pergelangan.” (H.r. Daruquthni).

Maka dalam hadits ini diterangkan bahwa mengambil tanah itu cukup dengan satu kali pukulan saja, dan menyapu tangan itu hanya sampai pergelangan, serta menurut sunnah, bagi orang yang tayamum dengan memakai tanah, hendaklah ia menepukkan serta menghembus kedua belah telapak tangan, dan agar ia tidak menggelimangkan tanah ke mukanya.

Salah satu perkara yg membatalkan tayamum itu ialah adanya air. Maka tayamum batal sekiranya kita bertemua air. Maka wajib utk dirinya memperbaharui wudhu' tersebut jika ingin bersolat. Namun solat yg dikerjakan ketika dalam keadaan bertayamum tidak perlu diqadha'.

Adapun mengenai mandi janabah, wajib ke atas org itu mandi menggunakan air setelah bertemu dgnya. Ini berdasarkan hadis berikut:

“Rasulullah saw. melakukan shalat bersama orang-orang. Dan tatkala Ia berpaling dan shalat, kiranya ada seorang laki-laki yang memisahkan diri dan tak ikut shalat. Maka bertanya/ah Nab! saw.: “Kenapa Anda tidak ikut shalat bersama orang-orang itu ?“
Ujarnya: “Saya ditimpa janabat dan tidak mendapatkan air.” Sabda Nabi: “Pakailah tanah, itu memadai bagi Anda.”
Selanjutnya diceriterakan oleh ‘Imran: “Setelah mereka beroleh air, maka Rasulullah saw. memberikan setimba air kepada orang yang junub tadi, seraya sabdanya: “Pergilah dan kucurkanlah ke tubuhmu!”
(H.r. Bukhari)


Comments 1

You need to log in to post a comment. If you don't have an account yet, register now!

  • 47

    ct_siti 21 July 2008

    tq so much......ermmm......kalau ketika sakit contoh tangan berbalut mcm mana kalau nak berwuduk....bhg berbalut tu kena tayammum sbb tak leh kena air kan.....so apakah solatnya nanti mesti diqada"

Your rating: 0
no rating