dazrul
male - 37 years, Bandar Sri Permaisuri, Malaysia
Blog 25
Perasaan Manusia Sukar Difahami
-
Gerhana Sepanjang 2009
Sepanjang tahun 2009, 2 gerhana solar and 4 gerhana lunar akan berlaku seperti berikut:
* 2009 Jan 26: Gerhana Matahari Annular Solar Eclipse <=> Tahun Baru Cina (Tahun Lembu)
* 2009 Feb 09: Gerhana Bulan Penumbral Lunar Eclipse <=> Thaipusam
* 2009 Jul 07: Gerhana Bulan Penumbral Lunar Eclipse
* 2009 Jul 22: Gerhana Matahari Total Solar Eclipse
* 2009 Aug 06: Gerhana Bulan Penumbral Lunar Eclipse
* 2009 Dec 31: Gerhana Bulan Partial Lunar Eclipse
Semoga Allah memberikan kekuatan dan ketabahan untuk menghadapi tahun yang penuh kemelut. Moga akan datang pembaharu yang akan menyelesaikan semua kemelut. -
Rintik Hujan Hatiku
Siapakah kau dahulu
Telahpun aku pedulikan
Teguh merimbun kasihku
Tiada jemu menyemai rindu
Kini cuma harapan
Semakin suram perhubungan cinta
Mengharapkan sinar cahaya
Namun awan mendung menyelubungi
Sering dirimu menyakitiku
Perasaan hati ini
Ku kau ibarat kini
Tiada makna
Bilakan nanti berhenti
Rintik hujan yang membasahi hati
Ku berdoa kau kan berubah
Kembalilah sinar kasih
Kembalilah bercahaya di hati -
Sukarku Fahami
ada masa kita menyayangi seseorang
tetapi kita merasakan kita bertepuk sebelah tangan
ada masa kita bisa rasa bersama...
ada sama kita rasa terasing
tanpa ucapan cinta
tanpa ucapan sayang
yang ada pertemuan yang penuh ragu
kita berbicara pasal kehidupan
tapi bicaranya hanya luaran
kita sudah lama mengenal luaran
tetapi jauh sekali soal hati dan perasaan
sayang hanya di mata
namun di hati penuh ragu
tapi hakikat tidak penah terucap di jiwa
namun jiwa menderita...
namun jiwa terseksa...
kerana aku menyayangimu
mungkin dirimu dihantui kenangan lama
kita saat aku meninggalkan mu
kau mengucapkan kata rindu
namun pabila aku kembali
kau sering berkias untuk bersua
kadang buat aku tidak keruan
antara realiti dan fantasi
cuma terkadang aku tertanya
adakah diriku yang hanya menyayangimu
adakah aku hanya teman tapi mesra...
Hasilan nukilan hati yang sepi
Bandar Sri Permaisuri
2.55am Jan 20, 2009 -
Beware Of The Typical Forex Trading Scam
Beware Of The Typical Forex Trading Scam

It's very easy for new forex trading investors to get taken in by some sort of forex scam or another. This can include just about any idea under the sun that scammers can come up with. Usually the realm of forex scams can include, software and e-books that ~guarantee~ a profit in the forex market, an unscrupulous market maker that spikes costumer accounts so they can get their fees, general false advertising, and even those with fake sites that just take your money and disappear.
The nature of the currency market tends to leave new investors vulnerable to such scams, simply because it fluctuates a lot and little is known about the market by the general population. It's up to investors to educate themselves on forex trading, just as they would before making any other investment if they expect to do well. This includes being aware of common scams. In 2001 the US Commodity Futures Trading Commission (CFTC) released nine tips investors in the forex market should keep in mind when looking for a broker:
~Stay Away From Opportunities That are Too Good To Be True
~Avoid Any Company that Predicts or Guarantees Large Profits
~Stay Away From Companies That Promise Little or No Financial Risk
~Be Wary of Trading on Margin Unless You Know What That Means
~Be Wary of Those Claiming To Trade in the "Interbank Market" because It's Safer
~Be Wary of Sending or Transferring Cash on the Internet, By Mail or Otherwise
~Scams Often Target Members of Ethnic Minorities
~Get the Company's Performance Track Record
~Anyone Who Won't Give You Their Background Isn't Worth the Risk.
Many forex scams, as is common with other types of scams, rely on getting dollar signs to appear in their victims eyes in order to pull off the scam. If at any point in the decision making process you start to feel yourself getting overly excited by the prospect of making what seems like easy money, then set your plans aside for the time being and come back to them later. You?ll be much calmer and in a better position to decide if the broker or deal you are interested in is really worth it.
One of the most common scams simply involves selling a product or system online that will ~guaranteed~ make you profits in forex trading. Be careful of online advertisements for these products, after all most of them contain information about the forex market that you can obtain by reading any other book on forex trading. It will give you information on the forex market if you are doing research, but it probably won?t give you the guaranteed secret to success.
Ralph Nunes's Forex Free Guide website offers articles, tips and updates on Forex Trading. To find this and more, check out his website at: http://www.forexfreeguide.com. -
My2054 Grid Trading Part 1: Alligator aka Buaya Forex
1) Why Use the Alligator (Buaya Forex)
2) Set Up
3) Parameter
4) Its look
5) Summary
To be continued... -
Keputusan Percubaan Grid Trading My2054
-
Hanya Kau Yang Mampu
Ku cuba redakan relung hati
Bayangmu yang berlalu pergi
Terlukis di dalam kenangan
Bebas bermain di hatiku
Cerita tentang masa lalu
Cerita tentang kau dan aku
Kini tinggal hanya kenangan
Kau abadi di dalam hatiku
Harusnya takkan ku biarkan engkau pergi
Membuat ku terpuruk rasa ingin mati
Derita yang mendera kapan akan berakhir
Hanya engkau yang mampu taklukkan hatiku
Cerita tentang masa lalu
Cerita tentang kau dan aku
Kini tinggal hanya kenangan
Kau abadi di dalam hatiku
Harusnya takkan ku biarkan kau pergi
Membuat ku terpuruk rasa ingin mati
Derita yang mendera kapan akan berakhir
Hanya engkau yang mampu taklukkan hatiku
Aku cinta ooohhhhhh
Aku cinta oooooooo
Aku cinta ooohhhhhh
Aku cinta oooooooo
Harusnya takkan ku biarkan engkau pergi
Membuat ku terpuruk rasa ingin mati
Derita yang mendera kapan akan berakhir
Hanya engkau yang mampu taklukkan hatiku
Aku cinta ooohhhhhh
Aku cinta oooooooo
Aku cinta ooohhhhhh
Aku cinta oooooooo
Hanya engkau yang mampu taklukkan hatiku
ooooo -
KE MANA ARAH PERJUANGAN BANGSA MELAYU KINI...
Sesebuah masyarakat Islam perlu maju dan membangun supaya ia jadi kuat secara lahirnya. Untuk mencapai kekuatan lahir ini bukan mudah. Ia tidak datang menggolek. Ia mesti diusahakan. Tidak seperti yang difahamkan oleh kebanyakan orang, usaha untuk mendapatkan kekuatan lahir tidak bermula dengan usaha lahir. Kekuatan lahir bermula dan bertitik tolak dari mencapai kekuatan rohani. Kekuatan umat Islam sama ada di peringkat jemaah, masyarakat atau negara, bukan terletak kepada ramai atau banyak bilangannya, kepada kepandaiannya, kepada kemajuannya, kepada kekayaannya dan lain-lain lagi. Ini semua adalah kekuatan- kekuatan tambahan yang tidak ada nilai apa-apa kalau tidak ada kekuatan-kekuatan yang asas.
Malahan tanpa kekuatan-kekuatan yang asas, semua kekuatan tambahan ini bukan sahaja tidak ada apa-apa makna, bahkan ia akan menjadi punca pecah-belah, rebut-merebut, perbalahan, perkelahian dan krisis. Lagi besar dan hebat kekuatan- kekuatan tambahan ini, lagi cepat masyarakat Islam akan runtuh. Ia ibarat membina rumah di atas tanah lumpur. Tidak ada tapak atau foundation yang kuat dan kukuh. Lagi besar rumah dibina, lagi cepat dan lagi dalam ia akan tenggelam.
Tanpa kekuatan-kekuatan yang asas, umat Islam akan berpecah- belah seperti firman Allah SWT:
Maksudnya: “Kamu lihat mereka itu bersatu padu, tetapi hati mereka berpecah belah.” (Al Hasyr: 14)
Tanpa kekuatan-kekuatan yang asas, umat Islam akan lemah walaupun mereka ramai seperti sebuah Hadis yang bermaksud:
Sabda Rasulullah SAW: “ Akan tiba masanya bahawa kamu akan diserbu oleh bangsa-bangsa lain (musuh) sebagaimana orang menghadapi makanan dalam hidangan.”
Seorang Sahabat bertanya: “ Adakah ketika itu jumlah kami sedikit ya Rasulullah?”
Rasulullah menjawab: “Bahkan jumlah kamu di waktu itu ramai tetapi kamu tak ubah seperti buih di laut.”
Tanpa kekuatan-kekuatan yang asas juga, musuh tidak akan takut dan gerun terhadap umat Islam seperti sabda Rasulullah SAW dalam sebuah Hadis yang bermaksud:
Sabda Rasulullah SAW: “Allah akan mencabut rasa ketakutan dari hati musuh-musuh kamu dan sebaliknya Allah akan masukkan ke dalam hati-hati kamu penyakit ‘al wahan’.”
Seorang Sahabat bertanya: “Apakah penyakit ‘alwahan’ itu ya Rasulullah?”
Rasulullah menjawab: “Iaitu cinta dunia dan takut mati.”
Tiga Kekuatan Asas Masyarakat Islam Kekuatan jemaah, masyarakat atau umat Islam terletak kepada tiga perkara asas yang terpokok iaitu:
1. Iman
2. Ukhwah
3. Kesefahaman dan keselarasan
• Iman
Iman yang dimaksudkan di sini ialah iman yang sempurna yang menjurus kepada taqwa. Setidak-tidaknya di tahap iman orang soleh atau iman ‘ayan’ atau iman di hati. Tidak memadai iman yang hanya di akal. Tidak memadai hanya setakat percaya dengan rukun-rukun iman tetapi ia mesti diyakini dan dijadikan pegangan dan aqidah.
Di antara sifat-sifat orang yang mempunyai iman ‘ayan’ ini ialah hatinya sentiasa mengingati Allah, sentiasa memikirkan tentang ciptaan Allah dan sentiasa merasakan bahawa dirinya diawasi oleh Allah. Cetusan dari keadaan hati yang seperti ini, dia akan sentiasa merasa malu dengan Allah, rasa tawakal kepada Allah, rasa sabar terhadap segala ujian dan mehnah dari Allah, rasa bersyukur terhadap segala nikmat Allah, rasa cinta dan takut kepada Allah dan berbagai-bagai lagi sifat mahmudah yang lain.
Dengan iman yang di tahap ini, seseorang itu akan memperolehi kekuatan dan kemerdekaan yang luar biasa yang tidak boleh dikalahkan oleh kuasa apa pun selain Allah. Dia merasa gagah dan kuat dengan Allah. Dia berani berjuang dan berkorban kerana pergantungannya yang total kepada Allah. Dia rasa cukup dengan Allah. Allah itu modal dan asetnya yang paling besar. Kekuatan seperti ini tidak dapat dibina melalui apa cara sekalipun kecuali dengan menanam iman yang sebenarnya di dalam hati-hati umat Islam. Kalau kekuatan seperti ini dapat dicapai maka sebahagian dari kejayaan sudah diperolehi. Usaha dan perjuangan yang dibangunkan oleh umat Islam yang teguh iman mereka seperti ini akan menjadi kuat dan dibantu oleh Tuhan walaupun jumlah mereka sedikit.
Sebaliknya, usaha dan perjuangan yang dibangunkan oleh umat Islam yang lemah iman mereka akan turut menjadi lemah dan tidak dibantu Tuhan walaupun jumlah mereka ramai. Lagi ramai, lagi cepat mereka jatuh, gagal dan kecundang kerana terlalu ramai yang membuat masalah dan terlibat dengan dosa dannoda yang menjadi hijab dari bantuan Tuhan. Firman Allah SWT di dalam Al Quran:
Maksudnya: “Jika ada di kalangan kamu 20 orang yang sabar, akan dapat mengalahkan 200 orang musuh.” (Al Anfal: 65)
Maksudnya: “Allah itu pembela (pembantu) bagi orang-orang yang bertaqwa.” (Al Jasiyah: 19)
• Ukhwah
Ukhwah dan kasih sayang sesama umat Islam tidak akan dapat dibina tanpa iman dan taqwa. Kasih sayang adalah buah dari iman. Tidak ada apa-apa erti kalau kita berslogan, berkempen dan mengajak masyarakat supaya berkasih sayang jika iman yang sebenarnya tidak ada di dalam hati. Sampai bila pun masyarakat tidak akan dapat berkasih sayang. Kasih sayang sesama manusia lebih-lebih lagi sesama umat Islam adalah cetusan dari rasa cinta kepada Tuhan. Tuhan akan campakkan ke dalam hati-hati orang yang mencintai-Nya, rasa perikemanusiaan. Dengan rasa perkemanusiaan inilah manusia akan saling mengasihi di antara satu sama lain.
Allah SWT berfirman:
Maksudnya: “Berpeganglah kamu pada tali-tali Allah dan janganlah kamu berpecah belah.” (Al Imran: 103)
Tali-tali Allah itu dimaksudkan kepada syariat Allah. Semua umat Islam mesti sama-sama menerima dan mengamalkan syariat Tuhan. Berpegang kepada tali-tali Allah juga bermaksudsama-sama merasa cinta dan takut kepada Allah. Orang-orang yang sama-sama rasa cinta dan takut pada Allah akan diikat hati-hati mereka oleh Allah dan akan mudah berkasih sayang. Hasil dari ukhwah dan kasih sayang akan timbul tolongmenolong, bantu-membantu, bela-membela, berlapang dada, bertoleransi, suka memberi maaf, suka meminta maaf, bertimbang rasa dan sebagainya. Akan timbul rasa bersama dan bekerjasama. Ini semua akan mencetuskan perpaduan dan persaudaraan. Umat Islam akan menjadi kuat dan bersatu padu.
• Kesefahaman dan keselarasan
Kesefahaman tidak akan timbul tanpa iman dan ukhwah. Iman dan ukhwah boleh menyuburkan kesefahaman. Umat Islam perlu bersatu fahaman dalam segala hal. Bersatu fahaman dalam aqidah. Bersatu fahaman dalam ibadah. Bersatu fahaman dalam akhlak. Bersatu fahaman dalam menetapkan siapa lawan dan siapa kawan. Bersatu fahaman dalam menerima hal-hal ijtihad dan mazhab dalam masalah-masalah furuk.
Bersatu fahaman dalam berjuang dan berkorban dengan minda yang satu dari pemimpin yang satu. Sekiranya kefahaman tidak sama dan tidak disatukan, maka pegangan akan berbeza. Kepercayaan akan berbeza. Keutamaan akan berbeza. Akhirnya tindak-tanduk juga akan berbeza. Jika kesefahaman tidak wujud di antara pemimpin dan pengikut, maka ketaatan sukar dicapai. Kalau pun nampak macam ada ketaatan, ia hanya ketaatan lahir. Hati tidak bersama. Ketaatan itu tidak total. Tanpa kesefaman, ukhwah dan perpaduan boleh menjadi rosak.
Manusia boleh terpisah ke dalam berbagai kumpulan, puak, parti atau klik mengikut fahaman mereka masing-masing. Rosak ukhwah dan perpaduan maka lemahlah masyarakat Islam. Tanpa kesefahaman, tidak akan lahir keselarasan, sama ada pada rasa, pemikiran dan tindak-tanduk. Ini boleh menyebabkan umat Islam menjadi kucar-kacir. Dalam bergerak danberjuang, ada yang hendak ke hulu, ada yang hendak ke hilir. Ada yang hendak ke darat, ada yang hendak ke baruh. Ada pula yang hendak duduk diam, tidak mahu pergi ke manamana. Tenaga umat Islam tidak dapat digemblingkan ke satu arah yang sama untuk kepentingan bersama. Seperti juga di dalam satu perahu, ada yang hendak berdayung ke hadapan. Ada yang hendak berdayung ke belakang. Ada yang tidak mahu berdayung langsung. Maka perahu akan berpusing-pusing di tempat yang sama. Kalau nasib tidak baik, ia boleh karam dan semua orang di dalamnya akan tenggelam. Ketiga-tiga kekuatan asas ini tidak timbul dengan sendiri.
Ia perlu kepada seorang pemimpin yang membawa minda dan yang mendidik masyarakat Islam ke arah itu. Pemimpin ini pula bukan calang-calang pemimpin. Dia mesti pemimpin yang berilmu, bertaqwa, berwibawa, yang manusia memberi hati padanya dan yang mendapat rahmat dan berkat dari Allah. -
ANTARA WIBAWA SUAMI DAN KETAATAN ISTERI
" Institusi keluarga sudah tidak berfungsi sebagai tempat mendidik manusia, sudah tidak berperanan sebagai tempat menyuburkan iman dan taqwa, tidak membangunkan jiwa,tidak membentuk dan mencorakkan insaniah.Belaian kasih sayang, ayunan buaian seorang ibu yang menyuburkan jiwa bertuhan atau rasa bertuhan yang buahnya ialah manusia agung yang hatinya sangat membesarkan Tuhan sehingga seluruh makhluk ini dipandang kecil. "
Akibat daripada keruntuhan institusi keluarga berbagai-bagai masalah sosial telah terjadi dan tidak dapat dibendung lagi. Kes-kes juvana meningkat dengan ketara. Di Barat kini seolah-olah sudah tiada lagi institusi keluarga. Ini dilihat bukan saja ramainya bersekedudukan tanpa kahwin, bahkan yang berkahwin secara sah pun sudah terlalu amat runtuh.
Perkahwinan tidak lebih dari sekadar memenuhi tuntutan biologi. Suami sudah tidak ada rasa bertanggungjawab terhadap isteri. Isteri pula tidak perlu taat kepada suami. Ibu bapa sangat tidak memberi kasih sayang kepada anak-anak dan anak-anak pula sentiasa mencari peluang untuk hidup bebas dari ikatan kekeluargaan.
Andainya tidak diperkukuhkan oleh undang-undang nescaya pertalian kekeluargaan amat terbarai. Akibat daripada keruntuhan institusi keluarga itu amat mereka rasai. Berbagai-bagai masalah sosial telah terjadi dan tidak dapat dibendung lagi. Kes-kes juvana meningkat dengan ketara. Jenayah kekeluargaan juga amat menakutkan. Undang-undang yang mereka cipta tidak memberi kesan untuk mententeramkan kehidupan berkeluarga. Berbagai peristiwa dan pengalaman pahit yang berlaku saban hari sangat mengganggu perasaan dan fikiran Mereka menyedari apa yang telah berlaku yang punca utamanya adalah keruntuhan institusi keluarga . Namun mereka tidak berupaya membaikpulih keremukan yang berlaku itu.
Para inteleknya dan pemikir masyarakat mengaut keuntungan hasil penjualan buku atau menjual modul yang sarat dengan idea kekeluargaan, namun semuanya berakhir dengan kehampaan. Ikatan tali kekeluargaan tetap tidak berlaku. Kerosakan dan kejahatan masyarakat Barat ini kalau dicatatkan nescaya senarainya amat panjang, kerana ianya seolah-olah sudah menjadi budaya hidup. Sudah sebati atau sudah menjadi sebahagian dari keperluan hidup. Contohnya arak sudah dianggap sebahagian kehidupan mereka. Samalah juga dengan perceraian, bersekedudukan, anak luar nikah, tersisih dan terbuangnya ibu bapa dan warga tua.
Tamadun mereka menjulang tinggi, tetapi akhlak, kemanusiaan, kebahagiaan ranap menyembah bumi . Semua yang dipaparkan itu berpunca daripada hidup tanpa Tuhan . Apabila hidup tanpa Tuhan yang secara automatik sudah tidak lagi merasai kehambaan, maka nafsulah yang berkuasa. Sedangkan nafsu itu sangat mengajak dan mendorong kepada kejahatan, hidup tanpa peraturan seperti haiwan yang nafsi-nafsi. Masing-masing hanya mahu menonjolkan ego dan rakus untuk kepuasan diri saja. Halal haram sudah tidak diambil kira.
Malangnya, kerosakan masyarakat Barat itu turut melanda umat Islam. Keruntuhan institusi keluarga turut tidak terkecuali di kalangan umat Islam. Walaupun tidak sampai begitu parah seperti masyarakat Barat, namun ianya tetap di tahap serius. Tidak hairan kesannya turut menjalar di tengah masyarakat. Apa yang berlaku di kalangan masyarakat Barat, itu juga kejahatan dan kemungkaran yang terjadi di kalangan umat Islam.
Contohnya, di negara kita sedang hangat dengan isu Black Metal, Pink Metal, Heavy Metal, dalam keadaan kita belum pulih dari masalah dadah, bohsia, lepak, ponteng sekolah, vandalisma, gangsterisma dan lain-lain lagi. Mengapa terjadi hal yang sama seperti masyarakat Barat? Jawabnya ialah dari punca yang sama. Kalau masyarakat Barat secara total menolak Tuhan, masyarakat Islam pula biarpun tidak menolak Tuhan, namun Tuhan sudah tidak dibesarkan dalam kehidupan. Tuhan sudah tidak dibawa bersama dalam segala urusan termasuk dalam rumahtangga dan keluarga.
Hasilnya sama saja, iaitu nafsulah yang besar dan berkuasa dalam urusan harian termasuk dalam hal ehwal keluarga. Hidup berkeluarga adalah fitrah manusia. Ertinya sesuatu yang memang semulajadi diingini oleh manusia. Siapa yang menentangnya pasti akan berlaku kepincangan dan hilang kebahagiaan.
Dalam Islam, fitrah berkeluarga itu dikuatkan lagi dengan perintah Tuhan yang bermaksud: Jagalah diri kamu dan keluarga kamu dari api Neraka. Isyarat dari Tuhan mengenai menjaga keluarga itu amat berat apabila Tuhan memerintahkan agar menjaga keluarga dari api Neraka, yang tentunya bukan satu urusan mudah dan remeh. Satu kewajipan yang tidak boleh mencari helah untuk berlepas diri. Andainya ada ahli keluarga yang dilemparkan ke Neraka maka pihak yang paling bersalah ialah pimpinan dalam keluarga itu sendiri iaitu suami atau bapa.
Perintah menjaga diri dan menjaga keluarga dari api Neraka itu dirangkaikan sekali. Ini menggambarkan betapa menjaga diri dan menjaga keluarga itu sama penting. Sebab itu tidak hairan bilamana dikhabarkan dalam sebuah Hadis Qudsi mengenai seorang hamba Allah yang membawa amalan yang banyak di Akhirat nanti tetapi dilemparkan ke Neraka lantaran tidak mencukupi untuk menebus dosa-dosa anak isterinya yang banyak.
Banyaknya dosa-dosa anak isteri itu berpunca dari kelalaian dirinya selaku suami dan bapa . Apabila anak isterinya menuntut keadilan dari Tuhan maka Tuhan hukum dirinya yang lalai, cuai serta mengabaikan mereka. Apabila tidak setimpal pahala dirinya untuk menebus dosa-dosa anak isterinya maka Tuhan perintahkan dilempar ke Neraka bersama-sama anak isterinya. Itu adalah coretan peristiwa di Akhirat yang amat mengerikan.
Cuba kita tinjau pula di dunia ini. Mengapa kemungkaran dan kemaksiatan di kalangan masyarakat Islam sangat berleluasa? Tidak usahlah kita meletakkan masalah itu kepada golongan remaja saja. Golongan lain pun turut terlibat bahkan lebih dahsyat, zalim dan jahat. Penyelewengan yang dilakukan oleh golongan lain sebenarnya jauh lebih besar dosanya dan jauh lebih berat nilai kerosakannya.
Itu semua tidak lain adalah kerana institusi keluarga sudah tidak berfungsi sebagai tempat mendidik manusia, sudah tidak berperanan sebagai tempat menyuburkan iman dan taqwa, tidak membangunkan jiwa, tidak membentuk dan mencorakkan insaniah.
Tidak keterlaluan kalau dibandingkan rumahtangga kini sudah seperti tanah perkuburan. Hanya menjadi tempat menghimpunkan mayat-mayat hidup yang roh sudah tidak berfungsi. Bangkai bernyawa yang hanya makan, minum, tidur, rehat dan berkelamin. Buka saja mata di waktu pagi bukan Tuhan yang diingat atau didahulukan, tetapi ialah segala macam yang bersifat benda. Apa saja yang hendak dilakukan semuanya menjurus kepada unsur-unsur makan, minum, tidur, rehat dan berkelamin.
Tuhan dan Akhirat sudah tidak diambil kira. Halal haram juga tidak pernah diperhitungkan. Apabila roh atau hati atau jiwa kehilangan fungsi maka penghuni rumahtangga atau anggota keluarga itu tidak ubah umpama mayat bergerak. Tamadun material dibangunkan bermati-matian bahkan semakin hari semakin canggih. Tetapi tamadun rohani semakin pudar, gersang, kering-kontang.
Akibatnya tamadun yang tinggi itu sedikit pun tidak mendatangkan nikmat kebahagiaan sejati yang hanya dapat dirasakan di hati. Biar ribuan saranan, idea, buah fikiran, cadangan, agenda dan program dibuat untuk mengatasi kemungkaran maksiat dan penyelewengan, bukan saja tidak dapat mengatasinya, bahkan dalam perlaksanaannya pula penuh dengan berbagai penyelewengan baru. Atau boleh juga menyelesaikan satu masalah tetapi timbul pula sepuluh side effect baru.
Akhirnya masalah yang sedia ada belum selesai, berlapis bersusun dan bertindih pula masalah baru. Kadang-kadang terdapat juga pihak yang menampakkan kesungguhan untuk membaik pulih institusi kekeluargaan. Mereka tampil dengan berbagai modul kekeluargaan. Kehadiran mereka disambut meriah oleh masyarakat yang secara kebetulan sedang sangat mendambakan penyelesaian. Namun hasilnya tidak pula menurunkan kadar kemungkaran masyarakat. Wang para peserta berpindah ke poket para motivator ini kerana mereka juga hanya sekadar memberikan idea, pendapat, saranan melalui berbagai hasil kajian, tetapi tidak benar-benar membawa manusia kembali kepada Tuhan agar penuh rasa takut, gerun, ngeri dan benar-benar membesarkan Tuhan.
Selagi institusi keluarga tidak diperkukuhkan dengan kembali kepada Tuhan dan syariat-Nya. Selagi Tuhan tidak dibesarkan dan diutamakan. Selagi syariat Tuhan terabai dan terbarai dalam rumahtangga, selama itulah masalah masyarakat tidak akan selesai . Oleh itu siapa pun yang ingin melihat masyarakat Islam dan bercita-cita memperjuangkannya, maka jangan memandang kecil dan remeh soal pembentukan institusi keluarga menurut Islam. Empayar Islam yang telah berlaku berkurun lamanya bukan produk dari mana-mana universiti di zaman itu. Tetapi adalah produk pembinaan insaniah yang amat berkesan . Semuanya berlaku di alam rumahtangga dan keluarga. Apabila kita kagumi tokoh-tokoh Islam yang amat berjasa dan masyhur, maka itu adalah produk dari didikan dan asuhan di alam rumahtangga. Rahim ibu itu adalah tempat adunan benih-benih suci murni hasil perkongsian hidup yang hanya bercita-cita dan berjuang untuk mendapatkan Tuhan. Kelahiran seorang bayi disambut oleh tangan yang sentiasa menadah kepada Tuhan mengharapkan keampunan, keredhaan dan rahmat Tuhan. Belaian kasih sayang, ayunan buaian seorang ibu yang menyuburkan jiwa bertuhan atau rasa bertuhan yang buahnya ialah manusia agung yang hatinya sangat membesarkan Tuhan sehingga seluruh makhluk ini dipandang kecil. Seluruh makhluk ini yang sifatnya menakutkan semuanya tenggelam lenyap di bawah ketakutan kepada Tuhan. Seluruh makhluk ini yang sifatnya sedap dan lazat semuanya tenggelam lenyap di bawah kecintaannya kepada Tuhan.
Semua makhluk yang ada ciri-ciri gagah, berkuasa, handal, jaguh semuanya tidak menggetarkan hatinya kerana tenggelam lenyap di bawah keagungan, kebesaran dan kekuasaan Tuhan. Peribadi agung yang menempa sejarah ini semuanya dibentuk melalui acuan utamanya di alam rumahtangga dan keluarga.
Source:
http://www.ikhwantoday.com/rencana/artikel.php... -
Welcome 2008 Year of Rat
Years of Rat
1924, 1936, 1948, 1960, 1972, 1984, 1996, 2008
Years and the Five Elements
Persons born within these date ranges can be said to have been born in the "year of the Rat," while also bearing the following elemental sign:
* 31 January 1900 - 18 February 1901: Metal Rat
* 18 February 1912 - 5 February 1913: Water Rat
* 5 February 1924 - 24 January 1925: Wood Rat
* 24 January 1936 - 10 February 1937: Fire Rat
* 10 February 1948 - 28 January 1949: Earth Rat
* 28 January 1960 - 14 February 1961: Metal Rat
* 15 February 1972 - 2 February 1973: Water Rat
* 2 February 1984 - 19 February 1985: Wood Rat
* 19 February 1996 - 6 February 1997: Fire Rat
* 7 February 2008 - 25 January 2009: Earth Rat
* 2020 - 2021: Metal Rat
Attributes:
Rat people are born under the sign of charm and aggressiveness. They are expressive and can be talkative sometimes. They like to go to parties and spend quiet times chatting with their friends. Although the Rat can be quiet sometimes, it is rare to catch a Rat sitting quietly.
Rat people usually have more acquaintances than real friends and they revere and cherish those close to them. Once you become their real friends, they will treat you as their family. Rats are self-contained and keep problems to themselves. And even though they can be talkative sometimes, they never confide in anyone.
Sometimes mean, narrow-minded and suburban in outlook, Rat people are nevertheless honest. They can always make a success of their lives as long as they manage to master their perpetual discontent and their insistence on living for the present moment.
The Rat is quick-witted. Most rats get more accomplished in 24 hours than the rest of us do in as many days. They are confident and usually have good instinct. Stubborn as they are, they prefer to live by their own rules rather others. It won't be an easy task to work with Rat people, why? Simple, because they are also 100% perfectionists.
They are very organized and talented, perhaps that is why the Rat makes a good businessman or politician. Unfortunately, as soon as the Rat earns money, he spends it. Maybe that explains why the Rat is so careful when he lends money to others. If you ever borrow money from the Rat, don't be surprised by the high-interests.
The Rat is not romantic, but he is sensual and loving. Rat people could be hard to see through at first glance, because they are also very protective, but even though they are not easy but they are worth it - ask anyone who has a Rat for a lover, parent, child or friend. They are very loyal and devoting to their families.
The Chinese astrological cycle begins with the year of the Rat; consequently those born within this category like to be first, pioneers, at the forefront of the action. Because of this, they tend to see themselves as a cut above the others. Restless and inquisitive, those born under the influence of the Rat are active, both physically and mentally, and tend to lead busy lives. Challenge is essential to them for they love the thrill of living dangerously. With clairvoyance, intuition, perspicacity and an eye for detail, Rats are formidable problem solvers, finding workable solutions to the knottiest problems. Travelling is one of their favorite pastimes.
The Rat possesses attributes ranging from charming and humorous to honest and meticulous. The Chinese say those born in these years make good and wise advisors, yet they can never decide for themselves and change direction constantly. However, Rats at times hunger for power and money, leading some to be gamblers and others to be manipulative or petty. Their greed can lead them into a destructive trap.
Rats are best known for their charm. Blessed with a sharp wit, they possess a marvelous sense of humor, which makes them stimulating and amusing company to have around. Generally extroverted, they may well be described as opportunists for they prefer to live off their wits rather than labor long and hard to earn their daily bread.
Rats should have a happy childhood and a carefree youth. However, the second part of their lives may be stormy and problematical. They may be prone to lose money in a bad business deal or their happiness in an unfortunate love affair. The third part of their lives will be comfortable, and their old age as peaceful as could be wished.
It is important to note whether the Rat was born in the summer or the winter of the year. In summer the lofts and granaries are full, but in winter the Rat will be obliged to go out and forage for food, and must watch out for the traps set along the way. In human terms, this could mean the risk of prison or an accidental death.
The Passionate Rat
Rats are able to control their feelings and will generally present a cool facade to the outside world, regardless of whatever volcanic emotions they may be feeling inside. But these are passionate creatures whose feelings can be deeply stirred and though able to control them as a rule, when the volcano does erupt, watch out! Perhaps one of their faults is their inability to actually talk about their feelings to those they love, and consequently they tend to repress them -- thus adding to the volcanic pressure. As well as being deeply passionate they are sensual creatures who simply exude sexuality and who greatly enjoy all forms of physical stimulation.
Rats' romantic life is very quiet, provided that they take care not to interact with the Horse or Rooster. In particular, it is catastrophic for a male Rat to marry a female Fire Horse. They should be wary of those born in the Year of the Rabbit. Rats have excellent relations with the Dragon, Monkey, Ox and Tiger.
January is the month of the Rat. The time of the Rat is from 11:00 p.m. to 12:59 a.m.; their direction of orientation is the north. The Rat's color is light blue.
Compatibility
(1 - least compatible, 100 - most compatible)
Rat: 81 - A very good match.
Ox: 88 - A stable and peaceful relationship.
Tiger: 70 - In order to success, both must endure.
Rabbit: 47 - Not advised, they should stay away from each other.
Dragon: 95 - One of the best-arranged unions.
Snake: 67 - Better be friends than lovers.
Horse: 29 - No, no, no.
Sheep: 56 - Probably not.
Monkey: 90 - It'll be a fun and loving relationship.
Rooster: 66 - Steamy, yes, but not lasting.
Dog: 72 - Why not?
Pig: 81 - This can work. They admire each other.
Persons born in the year of rat:
Plato, Haydn, Mozart, Tchaikovsky, Tylstoy
