Continue to Netlog

more seconds
ambangwidiana's profile page

ambangwidiana

male - 37 years, Indonesia
54 visitors

Blog / Silabus dan RPP SMK berkarakter

Monday, 22 August 2011 at 19:58

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR
KELOMPOK PROGRAM PRODUKTIF
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

BIDANG STUDI KEAHLIAN : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI
PROGRAM STUDI KEAHLIAN : AGRIBISNIS HASIL PERTANIAN
KOMPETENSI KEAHLIAN : 1. AGRIBISNIS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA (104)
2. AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN (105)
3. AGRIBISNIS PEMBIBITAN DAN KULTUR JARINGAN TANAMAN (106)
A. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN

STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR
5. Memupuk 5.1 Mengidentifikasi jenis-jenis pupuk anorganik dan organik
5.2 Menghitung kebutuhan pupuk
5.3 Menggunakan berbagai teknik pemupukan
6. Mengairi 6.1 Menentukan kebutuhan air pada tanaman
6.2 Mengidentifikasi teknik irigasi
6.3 Memberikan irigasi sesuai dengan kebutuhan tanaman
7. Membumbun 7.1 Menjelaskan tujuan dan teknik pembumbunan
7.2 Menerapkan pembumbunan pada pemeliharaan tanaman

NAMA SEKOLAH : SMK NEGERI
MATA PELAJARAN : Dasar Kompetensi Kejuruan
KELAS/SEMESTER : X /2
STANDAR KOMPETENSI : Memupuk
KODE KOMPETENSI : 104. 05. PA2
ALOKASI WAKTU : 140 X 45 menit

KOMPETENSI DASAR
INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN ALOKASI WAKTU SUMBER BELAJAR
TM PS PI
5.1 Mengidentifikasi Jenis-jenis pupuk anorganik dan organik • Mampu menjelaskan macam-macam pupuk anorganik dan organik berdasarkan sifat fisik, warna, kandungan unsur hara dan kegunaannya
• Mampu membedakan antara pupuk anorganik dan pupuk organik
• Mampu mengidentifikasi pupuk anorganik dan pupuk organik • Penggolongan pupuk pertanian berdasarkan jenis sifat fisik
• Penggolongan pupuk pertanian berdasar kandungan unsur hara pupuk
• Penggolongan pupuk pertanian berdasarkan kegunaannya

 Menerapkan metode learning from experiences untuk menggali pemahaman peserta didik tentang pupuk pertanian berdasarkan apa yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari
 Menjelaskan konsep mengidentifikasi pupuk pertanian berdasarkan karakteristiknya
 Mengaitkan/menghubungkan antara apa yang peserta didik alami/ketahui dengan konsep atau landasan teoritis tentang pupuk pertanian melalui diskusi
 Membuat kesimpulan dan rangkuman • Evaluasi proses
• Penilaian hasil kerja kelompok
• Penilaian terhadap penyelesaian tugas
• Penilaian kognitif (secara tertulis)
6 - -  Mul Mulyani Sutejo, Ir. 1997. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta,
 Pinus Lingga. 1995. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya
 Tim Redaksi Trubus. 1994. Pupuk Akar. Penebar Swadaya
5.2 Menghitung kebutuhan pupuk • Mampu menghitung kebutuhan pupuk anorganik dan organik untuk tanaman sayur-sayuran, palawija dan tanaman perkebunan
• Mampu menganalisis keperluan pupuk yang diperlukan untuk tanaman sayur-sayuran, palawija dan tanaman perkebunan
• Mampu menimbang keperluan pupuk untuk tanaman sayuran, palawija dan tanaman perkebunan • Menghitung pupuk anorganik dan organik per tanaman/ha dengan dosis yang tepat untuk tanaman sayuran, palawija dan perkebunan
• Menimbang pupuk anorganik dan organik disesuaikan dengan jenis tanaman dan umur tanaman
• Menerapkan metode learning from experiences untuk menggali pemahaman peserta didik tentang menghitung kebutuhan pupuk pertanian berdasarkan apa yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari
• Menjelasakan cara perhitungan kebutuhan pupuk anorganik dan organik, dan pupuk daun per tanaman/ha
• Menimbang pupuk anorganik dan pupuk organik untuk keperluan tumbuh dan berkembangnya sesuai dengan umur tanaman • Evaluasi proses
• Penilaian terhadap penyelesaian tugas per siswa
• Penilaian kognitif (secara tertulis)
2 4  Mul Mulyani Sutejo, Ir. 1997. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta,
 Pinus Lingga. 1995. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya
 Tim Redaksi Trubus. 1994. Pupuk Akar. Penebar Swadaya
 L K S
5.3 Menggunakan berbagai teknik pemupukan • Mampu mendemostrasikan macam-macam cara pemupukan
• Mampu menempatkan pupuk yang baik pada saat pemupukan tanaman

• Pemupukan dengan cara ditugal dan ditebar
• Waktu pemupukan yang tepat sesuai dengan umur tanaman

• Menerapkan metode learning from experiences untuk menggali pemahaman peserta didik tentang menempatkan/teknik pupuk anorganik dan pupuk organik berdasarkan apa yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari
• Melakukan pemupukan organik sebelum penanaman
• Melakukan pemupukan anorganik setelah penanaman dan sesuai dengan umur tanaman
• penggunaan pupuk dengan cara ditugal atau disebar • Evaluasi proses
• Penilaian terhadap penyelesaian tugas (praktek)
• Penilaian kognitif (secara tertulis)

6  Mul Mulyani Sutejo, Ir. 1997. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta,
 Pinus Lingga. 1995. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya
 Tim Redaksi Trubus. 1994. Pupuk Akar. Penebar Swadaya
 L K S
Ketua Program Keahlian,

………………………
Nip………………….. Guru Mata Diklat,

…………………………………..
Nip………………………………

ANALISIS NILAI KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM)

Bidang Studi Keahlian : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI
Program Studi Keahlian : Agribisnis Produksi Tanaman
Kompetensi Keahlian/Kode : Agribisnis Tanaman Pangan Dan Hortikultura/104
Mata Diklat : Memupuk (PA¬2 )
No. Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Kriteria Ketuntasan Minimum
Kriteria Penetapan Nilai KKM
Kompleksitas Daya Dukung Intake
5. Memupuk 5.1 Mengidentifikasi jemis-jenis pupuk anorganik dan organik • Mampu menjelaskan macam-macam pupuk anorganik dan organik berdasarkan sifat fisik, warna, kandungan unsur hara dan kegunaannya
• Mampu membedakan antara pupuk anorganik dan pupuk organik
• Mampu mengidentifikasi pupuk anorganik dan pupuk organik 55

55
60 80

80
80 80

80
80 72

72

74
5.1 Menghitung Kebutuhan Pupuk • Mampu menghitung kebutuhan pupuk anorganik dan organik untuk tanaman sayur-sayuran, palawija dan tanaman perkebunan
• Mampu menganalisis keperluan pupuk yang diperlukan untuk tanaman sayur-sayuran, palawija dan tanaman perkebunan
• Mampu menimbang keperluan pupuk untuk tanaman sayuran, palawija dan tanaman perkebunan 60

60

55 80

80

80 80

80

80 74

74

72
5.3 Menggunakan berbagai teknik pemupukan • Mampu mendemostrasikan macam-macam cara pemupukan
• Mampu menempatkan pupuk yang baik pada saat pemupukan tanaman 60
60 80
80 80
80 74
74
74

Ketua Program Keahlian,

………………………
Nip………………….. Guru Mata Diklat,

…………………………………..
Nip………………………………

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

1. Nama Sekolah SMKN
2. Mata Pelajaran DASAR KOMPETENSI KEJURUAN
3. Jumlah Jam 140 X 45 menit
4. Standar Kompetensi Memupuk
5. Kompetensi Dasar Mengidentifikasi jenis-jenis pupuk anorganik dan organik
6. Indikator Pencapaian Kompetensi • Mampu menjelaskan macam-macam pupuk anorganik dan organik berdasarkan sifat fisik, warna, kandungan unsur hara dan kegunaannya
• Mampu membedakan antara pupuk anorganik dan pupuk organik
• Mampu mengidentifikasi pupuk anorganik dan pupuk organik
7. Tujuan Pembelajaran Mampu menggolongkan pupuk anorganik dan organik pertanian berdasarkan sifat karakteristiknya
8. Materi Pembelajaran • Penggolongan pupuk pertanian berdasarkan jenis sifat fisik
• Penggolongan pupuk pertanian berdasar kandungan unsur hara pupuk
• Penggolongan pupuk pertanian berdasarkan kegunaannya
9. Alokasi Waktu 6 x 45 menit

10. Metode Penyajian Belajar dari pengalaman (Learning from experiences)
Ceramah
Praktek
11. Kegiatan Pelatihan
10.1. Pendahuluan
(30 menit) • Penyampaian salam
• Menyampaikan tujuan
• Menjelaskan cakupan dan garis besar materi
• Menjelaskan manfaat pembelajaran
10.2. Inti (210 menit) • Setiap siswa diberikan pupuk pertanian, yaitu: pupuk anorganik dan pukuk organik
• Setiap siswa mengamati dan mencatat jenis-jenis pupuk anorganik dan organik pertanian dan kondisi pupuk anorganik dan organik setelah pemupukan selama 24 jam.
• Perseta didik mendengarkan atau menyimak penjelasan guru tentang materi pembelajaran yang terkait dengan cara mengidentifikasi pupuk anorganik dan organik
• Setiap siswa berdiskusi mengenai apa yang telah diamati dan dikaitkan dengan materi pembelajaran yang telah disampaikan guru
• Setiap siswa menyimpulkan apa yang telah mereka amati dan mempresentasikan di depan kelas
• Guru mengklarifikasi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari peserta didik
• Setiap peserta didik menemukan dan memahami konsep penggolongan pupuk anorganik dan organik
• Setiap siswa memperbaiki hasil kerja berdasarkan masukan-masukan selama presentasi
• Guru melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilakukan

12. Penutup (30 menit) • Memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan kesimpulan dan rangkuman
• Memberikan tugas mengelompokkan jenis pupuk pertanian yang ada disekitar rumahnya dalam pemantapan
• Refleksi dengan meminta saran, pendapat dan tanggapan terhadap kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan dan kemanfaatan mempelajari jenis pupuk anorganik dan organik dalam penanganan cara pemupukan dilahan pertanian.
• Mencatat saran, pendapat dan tanggapan dari peserta serta temuan-temuan fasilitator sebagai dasar untuk memperbaiki RPP ini.
• Menutup Pertemuan
13. Penilaian Hasil Pembelajaran • Evaluasi proses yang dilakukan selama pelatihan
• Penilaian terhadap penyelesaian tugas
• Penilaian kognitif secara tertulis
14. Sumber, alat dan media
14.1 Sumber belajar • Mul Mulyani Sutejo, Ir. 1997. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta,
• Pinus Lingga. 1995. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya
• Tim Redaksi Trubus. 1994. Pupuk Akar. Penebar Swadaya
14.2 Alat/Media:
• Laptop;
• LCD;
• Buku dan alat tulis
• L K S

Ketua Program Keahlian,

………………………
Nip………………….. Guru Mata Diklat,

…………………………………..
Nip………………………………

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

1. Nama Sekolah SMKN
2. Mata Pelajaran DASAR KOMPETENSI KEJURUAN
3. Jumlah Jam 140 X 45 menit
4. Standar Kompetensi Memupuk
5. Kompetensi Dasar Menghitung kebutuhan pupuk anorganik dan organik
6. Indikator Pencapaian Kompetensi • Mampu menghitung kebutuhan pupuk anorganik dan organik untuk tanaman sayur-sayuran, palawija dan tanaman perkebunan
• Mampu menganalisis keperluan pupuk yang diperlukan untuk tanaman sayur-sayuran, palawija dan tanaman perkebunan
• Mampu menimbang keperluan pupuk untuk tanaman sayuran, palawija dan tanaman perkebunan
7. Tujuan Pembelajaran Mampu menghitung jumlah penggunaan pupuk anorganik, organik, dan pupuk daun berdasarkan dosis yang diperlukan
8. Materi Pembelajaran • Menghitung pupuk anorganik dan organik per tanaman/ha dengan dosis yang tepat untuk tanaman sayuran, palawija dan perkebunan
• Menimbang pupuk anorganik dan organik disesuaikan dengan jenis tanaman dan umur tanaman

9. Alokasi Waktu 6 x 45 menit
10 Metode Penyajian Belajar dari pengalaman (Learning from experiences)
Ceramah
Praktek
11. Kegiatan Pelatihan
11.1. Pendahuluan
(30 menit) • Penyampaian salam
• Menyampaikan tujuan
• Menjelaskan cakupan dan garis besar materi
• Menjelaskan manfaat pembelajaran
11.2. Inti (210 menit)

• Setiap siswa diberikan pupuk pertanian, yaitu: pupuk anorganik dan pukuk organik
• Setiap siswa menghitung dosis pupuk anorganik dan organik pertanian yang diperlukan per tanaman/ha
• Perseta didik mendengarkan atau menyimak penjelasan guru tentang materi pembelajaran yang terkait dengan cara penghitungan pupuk anorganik dan organik
• Setiap siswa berdiskusi mengenai apa yang telah diamati dan dikaitkan dengan materi pembelajaran yang telah disampaikan guru
• Setiap siswa menyimpulkan apa yang telah mereka amati dan mempresentasikan di depan kelas
• Guru mengklarifikasi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari peserta didik
• Setiap peserta didik menemukan dan memahami cara perhitungan kebutuhan pupuk anorganik dan organik per tanaman/ha
• Setiap siswa memperbaiki hasil kerja berdasarkan masukan-masukan selama presentasi
• Guru melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilakukan
12. Penutup (30 menit) • Memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan kesimpulan dan rangkuman
• Memberikan tugas perorangan untuk menghitung pupuk pertanian yang ada disekitar sekolah dalam pemantapan
• Refleksi dengan meminta saran, pendapat dan tanggapan terhadap kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan dan kemanfaatan mempelajari cara menghitung kebutuhan pupuk anorganik dan organik dalam penanganan cara pemupukan dilahan pertanian.
• Mencatat saran, pendapat dan tanggapan dari siswa serta temuan-temuan fasilitator sebagai dasar untuk memperbaiki RPP ini.
• Menutup Pertemuan
13. Penilaian Hasil Pembelajaran • Evaluasi proses yang dilakukan selama pelatihan lapangan
• Penilaian hasil kerja siswa melalui presentasi
• Penilaian terhadap penyelesaian tugas perorangan
• Penilaian kognitif secara tertulis
14. Sumber, alat dan media
14.1 Sumber belajar • Mul Mulyani Sutejo, Ir. 1997. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta,
• Pinus Lingga. 1995. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya
• Tim Redaksi Trubus. 1994. Pupuk Akar. Penebar Swadaya
14.2. Alat/Media:
• Pupuk anorganik dan organik
• LKS
• Timbangan
• Buku dan alat tulis

Ketua Program Keahlian,

………………………
Nip………………….. Guru Mata Diklat,

…………………………………..
Nip………………………………

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

1. Nama Sekolah SMKN
2. Mata Pelajaran DASAR KOMPETENSI KEJURUAN
3. Jumlah Jam 140 X 45 menit
4. Standar Kompetensi Memupuk
5. Kompetensi Dasar Menggunakan berbagai teknik pemupukan
6. Indikator Pencapaian Kompetensi • Mampu mendemostrasikan macam-macam cara pemupukan
• Mampu menempatkan pupuk yang baik pada saat pemupukan tanaman
7. Tujuan Pembelajaran Mampu mempraktekkan cara pemupukan pupuk anorganik dan organik pertanian berdasarkan waktu dan jenis tanaman
8. Materi Pembelajaran • Pemupukan dengan cara ditugal dan ditebar
• Waktu pemupukan yang tepat sesuai dengan umur tanaman
9. Alokasi Waktu 6 x 45 menit
10. Metode Penyajian Belajar dari pengalaman (Learning from experiences)
Ceramah
Praktek
11. Kegiatan Pelatihan
11.1. Pendahuluan
(30 menit) • Penyampaian salam
• Menyampaikan tujuan
• Menjelaskan cakupan dan garis besar materi
• Menjelaskan manfaat pembelajaran
11.2. Inti (210 menit) • Setiap siswa diberikan pupuk pertanian, yaitu: pupuk anorganik dan pukuk organik
• Setiap siswa dapat memupuk pupuk anorganik dan organik pertanian pada lahan praktek mereka masing-masing
• Perseta didik mendengarkan atau menyimak penjelasan guru tentang materi pembelajaran yang terkait dengan cara teknik pemupukan pupuk anorganik dan organik
• Setiap siswa berdiskusi mengenai apa yang telah diamati dan dikaitkan dengan materi pembelajaran yang telah disampaikan guru
• Setiap siswa menyimpulkan apa yang telah mereka amati dan mempresentasikan di depan kelas
• Guru mengklarifikasi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari peserta didik
• Setiap siswa mampu menerapkan berbagai cara pemupukan pupuk anorganik dan organik
• Setiap siswa memperbaiki hasil kerja berdasarkan masukan-masukan selama presentasi
• Guru melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilakukan
12. Penutup (30 menit) • Memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan kesimpulan dan rangkuman
• Memberikan tugas cara pemupukan yang dilakukan di lahan praktek masing-masing siswa dalam pemantapan
• Refleksi dengan meminta saran, pendapat dan tanggapan terhadap kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan dan kemanfaatan mempelajari cara-cara pupuk anorganik dan organik dalam penanganan cara pemupukan dilahan pertanian.
• Mencatat saran, pendapat dan tanggapan dari siswa serta temuan-temuan fasilitator sebagai dasar untuk memperbaiki RPP ini.
• Menutup Pertemuan
13. Penilaian Hasil Pembelajaran • Evaluasi proses yang dilakukan selama pelatihan
• Penilaian hasil kerja siswa melalui presentasi
• Penilaian terhadap penyelesaian tugas
• Penilaian kognitif secara tertulis
14. Sumber, alat dan media
Sumber belajar • Mul Mulyani Sutejo, Ir. 1997. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta,
• Pinus Lingga. 1995. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya
• Tim Redaksi Trubus. 1994. Pupuk Akar. Penebar Swadaya
14.2. Alat/Media
• LKS
• Pupuk anorganik dan organik
• Lahan praktek
• Kayu tugal

Ketua Program Keahlian,

………………………
Nip………………….. Guru Mata Diklat,

…………………………………..
Nip………………………………

Lembar Kegiatan Siswa

Mengidentifikasi jenis-jenis pupuk anorganik dan pupuk organik

I. Tujuan : Agar siswa dapat mengidentifikasi jenis pupuk anorganik dan pupuk organik
II. Alat dan Bahan : a. Alat
• Kertas
• Polpen
• Penggaris

b. Bahan
• Pupuk anorganik (urea, SP 36, KCl)
• Pupuk organik (pupuk Kandang, Kapur Dolomit)

III. Cara Kerja :
1. Siapkan alat dan bahan
2. Masing masing siswa mengelompokan mana yang pupuk anorganik dan yang mana pupuk organik berdasarkan sifat fisik, warna, dan kegunaannya.
3. Masing-masing siswa membedakan pupuk berdasarakan fungsi dan kegunaannya

IV. Tebel pupuk anorganik dan pupuk organik
No Jenis Pupuk Pupuk Organik Pupuk
Anorganik Kegunaannya Sifat Fisik Ket
1.

2.

3.

4.

5. SUrea

SSP 36

KCl

Pupuk Kandang

Kapur Dolomit

V. Pertanyaan

1. Jelaskan cara membedakan antara pupuk anorganik dan pupuk organik
2. Sebutkan fungsi dan kegunaan pupuk anorganik dan pupuk organik
3. Buatlah kesimpulan dari hasil pengamatan masing-masing siswa

Guru Mata Diklat/ Istruktur,

………………………………….
Nip…………………………….. Peserta Didik/Praktikan

…………………………………..

Lembar Kegiatan Siswa

Menghitung kebutuhan pupuk anorganik dan organik

I. Tujuan : Agar siswa dapat menghitung kebutuhan pupuk per tanaman/ha
II. Alat dan Bahan : a. Alat
• Timbangan
• Kertas
• Polpen
• Penggaris

b. Bahan
• Pupuk anorganik (urea, SP 36, KCl)
• Pupuk organik (pupuk Kandang, Kapur Dolomit)

III. Cara Kerja :
1. Siapkan alat dan bahan
2. Hitung dosis masing-masing pupuk anorganik dan pupuk organik yang diperlukan tanaman/ha
3. Timbang masing-masing pupuk sesuai dosis yang telah dihitung
4. Takar pupuk daun sesuai dengan hitungan
5. Setelah penghitungan dosis pupuk masukkan kedalam tabel

IV. Tebel Dosis Pupuk
No Jenis Pupuk Dosis yang diperlukan tanaman Keterangan
Sebelum tanam Umur 10 hari Umur 21 hari Umur 30 hari
1.

2.

3.

4.

5. SUrea

SSP 36

KCl

Pupuk Kandang

Kapur Dolomit

V. Pertanyaan
1. Jelaskan cara penghitungan dosis pupuk per tanaman/ha
2. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan yang di amati. Setelah dilakukan pemupukan.
3. Buatlah kesimpulan dari hasil pengamatan masing-masing siswa

Guru Mata Diklat/ Istruktur,

………………………………….
Nip…………………………….. Peserta Didik/Praktikan

…………………………………..
LEMBAR KEGIATAN SISWA
Teknik Pemupukan

Tujuan
Mengetahui cara atau teknik pemupukan berdasarkan jenis tanaman dan dosis pupuk

Alat dan Bahan
1. Lahan pertanian
2. Tanaman Jagung
3. Pupuk Urea. SP 36, KCl, Kapur dolomite dan Pupuk kandang,
4. Cangkul, parang

Cara Kerja
1. Lahan pertanian telah siap dan telah ditaburkan kapur dolomite dan pupuk kandang, sebelum 1 minggu penaman tanaman jagung, dengan dosis yang telah dihutung.
2. Pemupukan dilakukan pada umur tanaman 10 hari setelah tanam, pada umur 21 hari dan pada umur 30 hari.
3. Setiap siswa telah melakukan penimbangan sesuai dosis yang telah dihitung
4. Lakukan pemupukan dengan cara side band placement (pupuk disamping benih/tanaman secara horizontal dengan kedalaman 2,5 cm)
5. Lakukan pemupukan dengan cara Top dressed atau sedi dressed (penyebaran pupuk di atas tanaman atau disamping baris tanaman

Tebel Dosis Pupuk
No Jenis Pupuk Dosis yang diperlukan tanaman Pertumbuhan dan perkembangan tanaman setelah pemberian pupuk umur 10 hari, 21 hari, 30 hari Keterangan
Akar Batang Daun Biji
10 21 30 10 21 30 10 21 30 10 21 30
1.

2.

3.

4.

5. SUrea

SSP 36

KCl

Pupuk Kandang

Kapur Dolomit

Pertanyaan
1. Dengan dosis yang telah dihitung tersebut apa pengaruhnya terhadap pertumbuhan akar, batang dan biji?
2. Pada pupuk mana yang memberikan pengaruh yang besar pada tanaman, Jelaskan!
3. Buatlah rangkuman dan kesimpulah terhadap pengamatan kalian!

Guru Mata Diklat/ Istruktur,

………………………………….
Nip…………………………….. Peserta Didik/Praktikan

…………………………………..

Lampiran
Soal Tes Tertulis
1. Apa yang dimaksud dengan pupuk anorganik dan pupuk organik
2. Apa yang dimaksud dengan pemupukan jelaskan!
3. Sebutkan jenis-jenis pupuk anorganik dan pupuk organik yang ada dilingkungan sekolah!
4. Jelaskan cara perhitungan keperluan pupuk anorganik dan pupuk organik
5. Jelaskan cara teknik pemupukan yang dilakukan secara disebar (broadcast)
6. Jelaskan cara teknik pemupukan yang dilakukan secara pupuk disamping tanaman atau benih (side band placement)
7. Jelaskan cara teknik pemupukan yang dilakukan secara pemupukan dalam barisan (in the row)
8. Jelaskan cara teknik pemupukan yang dilakukan secara Foliar application


Comment

You need to log in to post a comment. If you don't have an account yet, register now!
Your rating: 0
no rating